Npm : 28214922
MAKALAH
PENGANTAR BISNIS
“Strategi
Berbisnis Menuju Kesuksesan”
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam kehidupan
sehari-hari untuk mencukupi kebutuhannya ,manusia harus melakukan suatu usaha
berupa kegiatan bekerja agar dapat menghasikan suatu materi (uang) yang menjadi
alat tukar/nilai dalam pemenuhan kebutuhan manusia secara jasmani. Berbagai
jenis pekerjaan yang dilakukan memiliki nilai yang berbeda ,tergantung dari
suatu pekerjaan yang dilakukan orang tersebut.
Seiring dengan
perkembangan zaman yang semakin maju,suatu perubahan dalam berbagai bidang pun
dapat dirasakan ,salah satunya mengenai cara berfikir kreatif yang diutamakan
sebelum melakukan sesuatu. Dalam dunia kerja kini sudah di kenal istilah
bisnis,yaitu suatu kegiatan yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan
sehari hari dengan tujuan mendapat keuntungan.
Kebanyakan orang
berfikir bahwa untuk melakukan bisnis harus memiliki ide-ide yang cemerlang
agar nanti ketika menjalankan usahanya tidak terjadi kebangkrutan. Oleh karena
itu, orang berlomba-lomba membuat ide-ide kreatif untuk menjalankan usahanya
agar dapat meraih keuntungan.
Sebenarnya, yang
menjadi modal utama dalam melakukan bisnis adalah keinginan dan tujuan yang
kuat dalam hidupnya. Ide-ide merupakan tahap kedua dalam melakukan bisnis. Ide
hanya sebagai pendukung perkembangan usaha yang dijalankannya, bukan sebagai
dasar terbentuknya usaha. Ide akan datang dengan sendirinya ketika sedang
menjalankan usahanya tersebut.
Hal ini berkaitan
dengan tujuan dan keinginan yang ingin dicapai sebelum dan ketika melakukan
usahanya. Ide-ide kreatif dapat bermunculan saat dia merasa ada kekurangan
dalam usahanya tersebut sehingga ada kemauan yang sangat kuat pada dirinya
untuk membangun usahanya menjadi usaha yang lebih maju.
1.2 Rumusan
Masalah
1. Alasan
pentingnya berbisnis
2. Kreativitas
berfikir dalam berbisnis
3. Gambaran Umum
Berbisnis
1.3 Tujuan
Penulisan
1. Untuk memenuhi
salah satu tugas mata pelajaran Pengantar Bisnis
2. Memberikan
informasi kepada pembaca mengenai alasan berbisnis
3. Memberikan
informasi mengenai kreativitas berfikir dalam berbisnis
4. Memberi
informasi mengenai gambaran umum berbisnis
1.4 Manfaat
Penulisan
1. Menambah
pengetahuan dan wawasan
2. Kita dapat
mengetahui mengenai bisnis
3. Kita dapat
mengetahui kreativitas berfikir dalam berbisnis
4. Kita dapat
mengetahui alasan berbisnis
BAB II
KAJIAN
TEORI
2.1 Pengertian
Bisnis
Secara historis
kata bisnis berasal dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang
berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun
masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang
mendatangkan keuntungan.
bisnis merupakan
suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis
lainnya, untuk mendapatkan laba/keuntungan.
Bisnis dalam arti
luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang
memproduksi barang& jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Secara etimologi,
bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan
pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri
memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis
dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan
ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih
luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu.
Secara umum,Bisnis
adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang(organisasi)
yang menciptakan nilai(create value)melalui penciptaan barang dan jasa(create
of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh
keuntungan melalui transaksi. Adapun aspek-aspek bisnis meliputi;
• Kegiatan
individu dan kelompok
• Penciptaan nilai
• Penciptaan
barang dan jasa
• Keuntungan melalui
transaksi
2.2 Tujuan Bisnis
Tujuan Bisnis
merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis
yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan
bisa dilakukan oleh bagian organisasi perusahaan yang akan menentukan kinerja
perusahaan dalam jangka panjang.
2.3 Fungsi bisnis
dilihat dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi
1. Fungsi Mikro
Bisnis (Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung)
- Pekerja/
Karyawan
Pekerja
menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan
kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omset penjualan dan laba
- Dewan Komisaris
Memantau kegiatan
dan mengawasi manajemen, memastikan akan berjalan mencapai tujuan
2. Fungsi Makro
Bisnis (Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung)
- Masyarakat
Sekitar Perusahaan
Memberikan
kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan
- Bangsa dan
Negara
Tanggung jawab
kepada bangsa dan negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak
2.4 Elemen dan
Sistem Bisnis
- Modal (capital)
Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis
-
Bahan-bahan(materials) ,merupakan faktor produksi yang diperlukan dalam
melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang
dibutuhkan masyarakat
- `Sumber Daya
Manusia (SDM) ,kualifikasi SDM : Memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas
tinggi
- Ketrampilan
Manajemen (Management Skill) ,Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan
prosedur dan tata kerja manajemen
2.5 Karakteristik
Sistem Bisnis
- Kompleksitas dan
Keanekaragaman
- Saling
Ketergantungan
- Perubahan dan
Inovasi
2.6 Bentuk Dasar Kepemilikan
Bisnis
- Perusahaan
perseorangan
- Persekutuan
- Perseroan
- Koperasi
BAB
III
PEMBAHASAN
3.1 Konsep Dasar
Bisnis
Banyak orang
mengatakan, bila kita mempunyai keinginan berbisnis harus segera di laksanakan.
Padahal sudah tentu bahwa harus mempersiapkan hal tersebut dengan konsep atau
perencanaan yang baik. Akan lebih baik lagi bila konsep yang dibuat berbeda
dari konsep yang ada. Salah satunya dengan membuat konsep dengan pendekatan
yang sederhana namun langsung menuju pemecahan masalah, sehingga produk atau
jasa mudah diterima oleh pasar.
Ada beberapa type
para pebisnis :
- Early Birds
Tipe seperti ini
sudah memproyeksikan dirinya sejak dari sekolah berkeinginan menjadi
enterpreneur.
- Smooth Lander
Adalah para
profesional yang terus mengasah kemampuannya, sembari meniti karir ke jenjang
yang setinggi-tingginya.
- Amphibi
Adalah para
profesional muda yang penuh dengan semangat, tapi cukup berhati-hati dalam
menjalani petualangan bisnis.
- Free Diver
Adalah benar-benar
petualang,mereka tidak terlalu peduli tentang keamanan posisi cadangan dan
sumber daya.
- Ships Burner
Adalah orang-orang
yang sejak dini telah membaktikan hidupnya untuk dunia bisnis..
- Slow Surfer
Adalah para
pebisnis yang meyakini peribahasa “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi
bukit”..
- Revolusionist
Adalah orang-orang
yang sedikit banyak punya jiwa penjudi (dalam konteks positif tentu ).
3.2 Rencana Bisnis
Rencana bisnis
adalah sebuah pemikiran perencanaan dalam berbisnis yang bertujuan mencapai
kesuksesan . Adapun beberapa tahapan dalam membuat rencana bisnis,yaitu:
1. Mengetahui
Klien yang Dituju
2. Mengerjakan Tugas
3. Memeriksa suatu masalah dengan teliti:
4. Memperhatikan Rincian
5. Alasan
Berinvestasi
6. Mencangkup
seluruh kawasan
7. Melakukan Perhitungan
8. Ringkasan
9. Pendapat Kedua
10. Rumus Akhir
3.3 Keuntungan dan
Kerugian Bisnis
A. Keuntungan
Bisnis
- Memperoleh laba
atau untung yang maksimal
- Dapat menambah
relasi atau kenalan
- Dapat membuka
wawasan baru
B. Kerugian Bisnis
- Kerugian paling
utama berupa uang
- Jika manajemen
buruk,maka bisnisnya juga berakibat buruk
- Jika bisnis
sepi,maka omzet berkurang
3.4 Berfikir
Kreatif dalam Berbisnis
Berfikir kreatif
merupakan hal yang di utamakan sebelum melakukan sesuatu. . Setiap orang tidak
akan memungkiri bahwa sebelum melakukan perbuatan harus Berfikir. Inilah dasar
dalam melakukan bisnis.
Namun, ini
merupakan konsep sederhana yang terkadang salah dalam memahami konsep ini.
Kebanyakan orang berfikir bahwa untuk melakukan bisnis harus memiliki ide-ide
yang cemerlang agar nanti ketika menjalankan usahanya tidak terjadi
kebangkrutan. Oleh karena itu, orang berlomba-lomba membuat ide-ide kreatif
untuk usahanya. Dalam hal ini tidak menjadi suatu masalah, yang menjadi masalah
adalah akibat dari kebanyakan berfikir itu ternyata dapat menimbulkan efek
ketidakberhasilan. Karena,salah satunya orang yang banyak tau adalah orang yang
paling banyak memilih sesuatu,dan akhirnya dia sulit menentukan sesuatu. Dengan
begitu, usahanya tak kunjung selesai hanya ide saja yang ada dalam otaknya.
Hal ini berkaitan
dengan tujuan dan keinginan yang ingin dicapai sebelum dan ketika melakukan
usahanya tersebut.
3.5 Nilai atau
Manfaat Bisnis dari Sudut Pandang Pemakai
a) Form Utility
adalah manfaat yang muncul karena perubahan bentuk.
Contoh : Ketika
kain diubah menjadi baju, nilai atau manfaatnya akan naik.
b) Place Utility
adalah nilai yang muncul akibat tempat yang sangat membutuhkan barang tertentu.
Contoh : Mobil
ber-AC lebih laku dijual di daerah tropis dibandingkan dengan daerah dingin.
c) Time Utility
adalah perubahan nilai atau manfaat suatu barang berhubungan dengan waktu.
Contoh : Payung
pada musim hujan lebih bernilai daripada pada musim panas.
d) Possesion
Utility adalah nilai barang akan lebih tinggi jika ada bukti kepemiikan barang
yang sah.
Contoh : Motor
yang memiliki surat-surat kepemilikkan yang sah bisa dijual lebih mahal
daripada motor tanpa surat-surat.
3.6 Bisnis sebagai
sebuah organisasi
Organisasi adalah
sistem yang terdiri dari berbagai subsistem dan merupakan bagian dari sistem
yang lain
A. Kegiatan bisnis
sebagai sebuah organisasi :
a) Produksi :
penciptaan barang dan jasa.
b) Keuangan :
kegiatan mencari dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan dagang.
c) Pemasaran :
Kegiatan untuk menginformasikan barang dan jasa, mengidentifikasikan keinginan
konsumen.
d) Pengelolaan
sumber daya manusia (SDM) merupakan kegiatan mencari tenaga kerja dan
meningkatkan kemampuannya
B. Lingkungan
Bisnis
a) Lingkungan
intern (memberikan pengaruh langsung kepada kegiatan bisnis) : pemerintah,
pesaing, konsumen, asosiasi dagang, suplier dan serikat pekerja.
b) Lingkungan
ekstern (memberikan pengaruh tidak langsung terhadap kegiatan bisnis) : dunia
internasional, ekonomi, sosial budaya dan politik.
3.7 Cara
Meningkatkan Keuntungan dalam Bisnis
A. Cara
Meningkatkan Keuntungan dalam Bisnis
a. Menaikkan Harga
b. Meningkatkan
Pelayanan dan Manfaat ,bukan Diskon
c. Merancang
Anggaran Bulanan
d. Melakukan
Penghematan
e. Menghentikan
Iklan yang Tidak Efektif
f. Mendahulukan
Menjual barang dengan Margin Tinggi
3.8 Prinsip
–Prinsip Bisnis
Dalam melakukan
berbagai macam kegiatan salah satunya diperlukan prinsip=prinsip dasar yang
dijadikan landasan sebuah pemikiran,seperti dalam berbisnis untuk mencapai
kesuksesan terdapat beberapa prinsip yang harus diterapkan,contohnya prinsip
bisnis orang Cina yang dijadikan inspirasi adalah:
1. Kesederhanan
2. Pekerja Keras
dan Cerdas
3. Fleksible
4. Tahan Banting
5. Berani
Mengambil Resiko
6. Kalender dan
Jam
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Bisnis adalah
suatu kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang yang
menciptakan nilai melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi tersebut.
Adapun keuntungan
berbisnis adalah memperoleh laba atau untung yang maksimal,dapat menambah
relasi atau kenalan.dan dapat membuka wawasan baru. Selain itu,terdapat pula
beberapa kerugian dam berbisnis seperti kerugian paling utama berupa uang ,jika
manajemen buruk,maka bisnisnya juga berakibat buruk,dan jika bisnis sepi,maka
omzet berkurang
Tujuan Bisnis
merupakan alasan yang paling diutamakan dalam berbisnis ,yakni untuk
mendapatkan keuntungan dan kesuksesan dalam usaha yang dikerjakannya
DAFTAR PUSTAKA
http://
tri_s.staff.gunadarma.ac.id/.../files/.../pengertian+dan+fungsi+bisnis.pdf
www.segera-zone.com/2009/02/tujuan
bisnis .html
http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/10/pengertian-bisnis.html
http://www.scribd.com/doc/7937627/Pengertian-Dan-Fungsi-Bisnis
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100704025652AAAwOlw
http://creative.web.id/?tag=prinsip-bisnis-orang-chin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar